| Kembali |
| Nomor Perkara | Pemohon | Termohon | Status Perkara |
| 3/Pid.Pra/2026/PN Pmn | MELATI | 1.Pemerintah RI, Cq. Kepala Kepolisian RII, Cq. Kapolres Pariaman, Cq. Satreskrimum Polres Pariaman, Cq. Polsek Sungai Geringging 2.Kepala Kejaksaan Negeri Pariaman |
Minutasi |
| Tanggal Pendaftaran | Rabu, 24 Jun. 2026 | ||||||
| Klasifikasi Perkara | Sah atau tidaknya pelaksanaan Upaya Paksa Penahanan | ||||||
| Nomor Perkara | 3/Pid.Pra/2026/PN Pmn | ||||||
| Tanggal Surat | Rabu, 24 Jun. 2026 | ||||||
| Nomor Surat | (kosong) | ||||||
| Pemohon |
|
||||||
| Termohon |
|
||||||
| Advokat | |||||||
| Petitum Permohonan | 1. Mengabulkan Permohonan seluruhnya; Praperadilan Pemohon untuk seluruhnya 2. Menyatakan penahanan terhadap suami Pemohon pada hari Senin tanggal 20 April 2026 oleh Termohon-1 tidak sah; 3. Menyatakan Surat Perintah Nomor.Sp.Han/16/IV/RES.1.24/2026/Reskrim, tanggal 21 April 2026 atas nama suami Pemohon yang diterbitkan oleh Termohon-1 adalah tidak sah dan batal demi hukum,. 4. Menyatakan tidak sah segala keputusan atau penetapan yang dikeluarkan lebih lanjut oleh Termohon-2 yang berkenaan dengan perpanjangan Penahanan terhadap suami Pemohon yang diterbitkan oleh Termohon-2; 5. Memerintahkan Termohon-1 dan atau Termohon-2 untuk melepaskan suami Pemohon dari tahanan. 6. Memulihkan hak Pemohon dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya seperti sediakala; 7. Membebankan biaya perkara kepada negara; Atau: Apabila Yang Mulia Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pariaman yang memeriksa permohonan aquo berpendapat lain mohon putusan yang seadil-adilnya (ex aequo et bono) |
||||||
| Pihak Dipublikasikan | Ya |
